mt961013 (mt961013) wrote,
mt961013
mt961013

Jauhi prasangka buruk elak perpecahan

Imam Muslim meriwayatkan daripada Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Jauhilah prasangka (buruk), sesungguhnya prasangka buruk itu adalah perkataan paling dusta. Janganlah kalian mendengar cakap orang (pada perkara yang tidak benar), saling selidik menyelidik (untuk mencari kesalahan orang lain), saling bersaing (dalam hal keduniaan), saling membenci dan saling berpaling.

Jadilah hamba Allah SWT yang bersaudara seperti mana yang Dia perintahkan kepada kalian. Seorang Muslim adalah bersaudara kepada Muslim yang lain dan tidak boleh menghinanya. Takwa di sini (baginda menunjuk ke dadanya). Cukuplah seorang itu dikatakan melakukan dosa apabila dia menghina saudara muslimnya.

Setiap muslim ke atas muslim yang lain adalah haram pada darah, kehormatan dan hartanya. Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat kepada bentuk tubuh dan rupa paras kalian tetapi dia melihat kepada hati kalian.”

Pelihara tutur kata

Larangan saling membenci itu bagi mengelak timbul perasaan hasad dengki atau saling membenci sesama mukmin. Tambahan dalam perkembangan dengan adanya media baru ini, kebanyakan kita suka memberi komen tanpa memahami pucuk pangkal sesuatu perkara.

Lebih menyedihkan komen menggunakan kata kasar sehingga tidak menggambarkan keperibadian mukmin yang sepatutnya memelihara tutur kata. Memang kita dibenarkan mengkritik tetapi biarlah dengan cara yang betul.

Imam al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan daripada Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila kalian bertiga, maka janganlah dua orang saling berbisik-bisik tanpa membabitkan seorang lagi sehingga kalian bercampur dengan orang ramai. Sesungguhnya perbuatan seperti itu (berbisik-bisik) akan menyakitinya.”

Jangan bercerita rahsia

Sengaja mencari silap orang lain sememangnya dilarang, begitu juga sikap suka bercerita perkara rahsia hingga menimbulkan salah anggap orang sekeliling. Peliharalah diri daripada terjebak dengan aktiviti yang boleh mengeruhkan hubungan dengan orang lain.

Firman Allah SWT yang bermaksud: “Sesungguhnya orang yang supaya (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar dalam kalangan orang beriman. Bagi mereka azab yang pedih di dunia dan akhirat.” (Surah an-Nur, ayat 19)


Berita Harian Online Agama 20/07/2013
Tags: prasangka
Subscribe

  • Post a new comment

    Error

    Anonymous comments are disabled in this journal

    default userpic

    Your IP address will be recorded 

  • 0 comments