mt961013 (mt961013) wrote,
mt961013
mt961013

Kenapa kita harus berdoa?

ALLAH SWT berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, nescaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mahu menyembah-Ku, akan Aku masukkan mereka ke neraka jahanam dalam keadaan hina." (Surah Ghafir: 60)

Dalam ayat ini, ALLAH menegaskan berdoa dan memohon kepada ALLAH itu adalah ibadah. Oleh kerana itu, ALLAH menyatakan orang-orang yang tidak mahu berdoa kepada-Nya adalah mereka yang sombong dan angkuh untuk tidak mahu menyembah-Nya. ALLAH juga menegaskan dalam ayat tersebut, bagi mereka yang tidak mahu menyembahnya, ALLAH akan masukkan mereka ke dalam neraka dalam keadaan yang hina walaupun ALLAH sudah menjanjikan akan mengabulkan doanya.

Gambar Hiasan


Doa sebagai ibadah itu ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadisnya. Daripada Al-Nu’man bin Basyir RA berkata: "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Doa itu adalah ibadah, kemudian Baginda SAW membaca ayat 60 Surah Ghafir yang bermaksud: "Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, nescaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mahu menyembah-Ku, akan Aku masukkan mereka ke neraka jahanam dalam keadaan hina." (Riwayat Tirmizi, Ibnu Majah, Abu Daud, al-Nasa’i & Hakim)

Dalam riwayat lain disebutkan, daripada Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Sesiapa yang tidak meminta kepada ALLAH, Dia akan marah kepadanya." (Riwayat Tirmidzi)

Bukan sekadar meminta

Falsafah doa dalam Islam itu tidak hanya sekadar meminta dan memohon apa yang diinginkan seorang hamba terhadap Tuhannya, tetapi doa adalah satu bentuk penghinaan dan kerendahan hati di hadapan ALLAH. ALLAH Yang Maha Agung dan Maha Kuasa atas segala sesuatu termasuk mengabulkan apa yang diminta oleh hamba-Nya sehingga tidak ada sedikit pun rasa sombong dalam jiwa hamba tersebut.

Sebagaimana yang terjadi kepada Qarun yang berasa semua harta kekayaan yang dimiliki adalah usaha dan kepandaian dirinya sendiri sehingga timbul kesombongan dalam dirinya. ALLAH menjelaskan contoh Qarun itu dalam al-Quran yang bermaksud: "Dia (Qarun) berkata, “Sesungguhnya aku dapat (harta itu), semata-mata kerana hasil ilmu yang ada padaku.” Tidakkah dia tahu bahawa ALLAH telah membinasakan umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan orang-orang yang berdosa itu tidak perlu ditanya perihal dosa mereka." (Surah al-Qasas: 78)

Doa dalam Islam juga adalah menifestasi daripada kebergantungan seorang hamba terhadap Tuhannya, tidak kepada yang lainnya. Hanya ALLAH yang Maha Kuasa di atas segala sesuatu sehingga tidak seharusnya seorang hamba lebih berharap kepada makhluk yang tidak mampu memberikan manfaat tanpa izin ALLAH. ALLAH berfirman lagi: "Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan ALLAH dan ALLAH Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji." (Surah Fatir: 15)

Sering kali kita berasakan sudah banyak kita berdoa kepada ALLAH, namun tidak pernah dikabulkan. Hal ini telah ditegaskan Dia akan mengabulkan doa hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya.

Maka harus kita fahami terlebih dahulu adalah tidak selamanya doa yang kita panjatkan itu dikabulkan sesuai dengan apa yang kita minta kerana Nabi Muhammad SAW menjelaskan doa kita itu dijawab dalam tiga bentuk iaitu:-

Diberikan apa yang kita minta.

Dihindarkan daripada keburukan yang setara dengan kebaikan yang kita minta.

Disimpan sebagai pahala kita di akhirat nanti.

Abu Sa’id al-Khudri meriwayatkan Nabi Muhammad SAW bersabda: "Tidaklah seorang Muslim berdoa dengan suatu doa yang tidak mengandungi dosa dan pemutusan silaturahim, kecuali akan diberikan kepadanya satu daripada tiga hal: boleh jadi ALLAH akan kabulkan doanya (di dunia), atau ALLAH hindarkan daripadanya keburukan yang setara dengan hal yang diminta, atau ALLAH simpan baginya sebagai perbendaharaan pahala semisalnya di akhirat." Sahabat berkata: "Wahai Rasulullah SAW, jika demikian kami akan memperbanyakkan doa." Rasulullah SAW bersabda: "ALLAH lebih banyak lagi (mengabulkan)." (Riwayat Tirmizi, Ahmad, Thabrani, Hakim & Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad)

Kemudian, kita berasa doa kita tidak dikabulkan ALLAH SWT padahal kita selalu dan sudah banyak berdoa kepada-Nya. Itu adalah satu daripada sifat tergesa-gesa yang menjadi penyebab akhirnya doa kita memang tidak dikabulkan ALLAH sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

Daripada Abu Hurairah RA berkata Rasulullah SAW bersabda:  "Akan dikabulkan doa orang yang berdoa di antara kalian, selagi dia tidak tergesa-gesa. Iaitu dia berkata, aku telah berdoa tetapi tidak dikabulkan." (Riwayat Bukhari & Muslim)

Kita harus menjaga diri kita daripada hal-hal yang menyebabkan doa kita tidak dikabulkan ALLAH:

1. Memakan harta yang haram

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya ALLAH itu baik, tidak menerima kecuali yang baik." Dan sesungguhnya ALLAH memerintahkan orang beriman sebagaimana Dia memerintahkan rasul-Nya dengan firman-Nya: "Wahai rasul sekalian! Makanlah makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah kebaikan. Sesungguhnya, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu lakukan.” (Surah Al-Mukminun: 51)


ALLAH berfirman yang bermaksud: "Wahai orang yang beriman! Makanlah daripada rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada ALLAH jika kamu hanya menyembah kepada-Nya." (Surah al-Baqarah: 172)

2. Tidak yakin akan dikabulkan dan tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa

Abu Hurairah RA meriwayatkan Nabi Muhammad SAW bersabda: "Berdoalah kepada ALLAH, disertai keyakinan kalian akan terkabulnya doa kalian, dan ketahuilah oleh kalian, bahawa ALLAH tidak menerima doa daripada hati yang lupa lagi lalai." (Riwayat Tirmizi, Hakim & Baihaqi)

3. Berdoa meminta sesuatu yang sebenarnya berdosa atau pemutus silaturahim

Abu Hurairah RA. meriwayatkan Nabi SAW bersabda: "Senantiasa akan dikabulkan doa seorang hamba selama dia tidak berdoa dalam perkara dosa, perkara yang memutus silaturahim serta selama tidak tergesa-gesa dalam doanya." Salah seorang sahabat bertanya: "Apa yang dimaksudkan dengan tergesa-gesa dalam doanya, ya Rasulullah?" Baginda SAW mengatakan: "Dia mengatakan aku telah berdoa, aku telah berdoa namun aku tidak melihat ALLAH mengabulkannya untukku, kemudian dia berpaling dan meninggalkan doanya." (Riwayat Muslim)


Semoga kita termasuk dalam golongan hamba ALLAH yang sentiasa berdoa kepada ALLAH sebagai bentuk ibadah, penghinaan diri di hadapan ALLAH dan kebergantungan kita hanya kepada-Nya. Insya-ALLAH!
Tags: doa
Subscribe

  • Post a new comment

    Error

    Anonymous comments are disabled in this journal

    default userpic

    Your IP address will be recorded 

  • 0 comments